Pages

Kamis, 06 Februari 2014

Migikata (Atsuko Maeda)

思い出すよ 今も…
恋と気づいた夏を…
トケイソウの花が
日向に溢れた道

あなたの右肩
私の頭を傾けて
ちょこんと乗せたら
それだけで安心した
しあわせよ
あなたの右肩
時には心を休ませて
心配があっても
いつだって楽になれる
ぬくもりよ

Ini hanyalah potongan kata...

Sabtu, 01 Februari 2014

Mahasiswa Demo, Itu Biasa...

Mahasiwa kalo demo itu biasa. tapi, bagaimana kalo dosen dan guru besar yang demo? itu baru luar biasa. Kejadiannya belum lama ini. Perbedaannya terasa sekali antara mahasiswa yang demo dan dosen yang demo. Kalo mahasiswa yang demo itu spanduknya ala kadarnya, mulai dari pake spanduk bekas yang di cat hitam trus di tulis pke pilox atau cat. Tapi kalo dosen yang demo, wuidiiihh,,, spanduknya itu loh cuyy,,, spanduk yang di print out, total banget kan?... hehehe...Saking totalnya sampe diumumin di koran kalo mau ada demo.

Pas mereka demo giliran mahasiswa yang liatin kan, selama ini kalo mahasiswa demo dosen cuma pada liatin gak ngapa-ngapain. Untuk lebih lengkapnya baca di sini tribunnews sm Fajar.

Sabtu, 04 Januari 2014

Catatan Akhir Tahun



Tahun 2013, tahun yang luar biasa. Banyak kejadian tak terduga. Bahagia, tertawa, menangis, sedih, gembira, ceria, lucu, konyol. Persahabatan, pertemanan, pertemuan, perpisahan, bertengkar, baikan, bertengkar lagi, dan baikan lagi. Ada kenangan sedih dan ada kenangan manis. Manis maupun pahit, sedih mapun bahagia saat mengingatnya saya hanya bisa tersenyum. Itulah cara saya memberi sugesti pada diri sendiri. Sedih dan pahit tak harus dihadapi dengan murung. Tak mudah memang tapi harus.

Akhir tahun, sangat berat. Memilih untuk berpisah meski hubungan yang terjalin sudah cukup lama. Mungkin, itu adalah salah satu keputusan terbesar yang pernah saya lakukan dalam hidup saya. Perpisahan akhir tahun, saya pun mengalami perpisahan 3 kali berturut-turut. Perpisahan dengan pacar, perpisahan dengan seorang sahabat yang sangat mengerti saya, maaf kalau selama ini saya sering membuatmu jengkel, dan perpisahan dengan orang yang saya sayangi. Entahlah, apakah itu yang namanya berpisah atau bukan. Sebenarnya, saya tak suka menggunakan kata ‘berpisah’, tapi, saya bingung kata apa yang bisa mengganti kata itu, yang pasti mereka telah memilih jalan mereka masing-masing. 

Teman dan sahabat saya 09 yang selama hampir 5 tahun ini memenuhi sebagian cerita perjalanan hidup saya, 本当にありがとうございます。Mengisi cerita hidup saya dengan kekonyolan, kelucuan, keceriaan, kebodohan, ke-ongol2an. 

Untuk sahabat BE yang sudah mau berbagai cerita-cerita absurd dan keceriaannya. Terima kasih sudah menjadi bagian dari ceritaku. “Keep Share Energy!” ^_^

Untuk Keluargaku, 大好きだよ。Tak ada kata-kata yang bisa menggambarkannya. Tetaplah menjadi orang yang selalu mendukungku di saat orang lain berkata tidak.

Mencintai dan menyayangi orang-orang yang tak ada hubungan darah denganmu itu sangat luar biasa. ^_^
Semoga di tahun 2014 akan lebih baik. Aku, kau, dan semuanya.
NB:
-      Untuk grup arisan, maaf En, nda hadir ka dalam surprise ultahmu. Ayok, kita ngumpul2 lagi. ^_^
-         Untuk seorang sahabat, sayapku entah ada di mana….
Mungkin kau membawanya pergi? ataukah kau telah mengembalikannya? ataukah kau menyimpannya di suatu tempat? Atau mungkin kau telah membuangnya?
-         Untuk seseorang, “Kau tau kan, akhir dari dongengnya?

Minggu, 15 Desember 2013

Dua Puluh Dua

Setelah disibukkan dengan persiapan pementasan "Universitas Orang-orang Mati" yang berjalan sekitar dua bulan lebih yang membuat saya tidak bisa ngeblog dan blog walking ataupun Online untuk waktu yang lama, akhirnya saya bisa bernafas sedikit lebih lega karena pementasannya sukses digelar. Untuk detail report tentang kegiatan itu Insya Allah akan saya posting di blog ^_^


Di setiap tahun hampir setiap orang punya hari spesial, salah satunya adalah saya. Yup, hari spesial yang tidak lain tidak bukan adalah hari kelahiran atau yang biasanya orang bilang dengan sebutan hari ulang tahun. Tepatnya itu tanggal 5 Desember kemarin. Hari itu lagi sibuk-sibuknya persiapan karantina untuk pemain teater dan pengisi acara pementasan. Dari tanggal 4 Desember tengah malam sebenarnya saya menunggu seseorang untuk mengucapkan selamat ulang tahun pada saya dan ternyata itu tak terjadi dan ucapan darinya itu datang belakangan. Wajar, karena saya bukanlah siapa-siapa baginya saya yang terlalu berharap. Kok, jadi sedih ya?... hehehe. Lanjut!

Jumat, 22 November 2013

Back to Normal

Kembali ke rutinitas setiap hari
Setelah dua hari terkapar tanpa bisa melakukan hal yang berarti
Ini teguran untuk diriku karena tak menghargai diri sendiri
Dan hari ini, di ruangan ini lagi
Ruangan yang banyak menyimpan sepi
Seperti biasa, sendiri dalam diam yang tak terperi
Jari jemari lincah bak menari
Menekan tuts demi tuts merangkai kata dari hati
Dari yang terlihat sampai yang tersembunyi
Aku ingin menyapa seseorang. Hey, apa kabarmu hari ini?
Semoga wajahmu selalu berseri
Bagiku, kau penyebar energi kehidupan layaknya mentari di pagi hari
dan akan tetap seperti itu, pasti
Aku merasakannya, kau yang tak menyadari

Kamis, 21 November 2013

Please Forgive Me

Ada satu masa kau ingin sendirian. Ada satu masa kau membutuhkan orang-orang di sekitarmu. Terkadang saat kau sangat butuh seseorang di sampingmu, tapi tak ada sama sekali. Yah, aku pernah mengalaminya berkali-kali. Kecewa pasti, karena merasa tak diperhatikan atau seolah-olah dianggap  tak ada. Aku tau perasaan itu tapi aku melakukan hal serupa yang pernah mereka lakukan pada orang lain. I'm a bad person.

Permasalahan yang sebenarnya sudah lama terpendam hanya saja aku tak menyadarinya atau mungkin aku hanya tidak ingin membenarkannya. Sometimes i feel so lonely. it's hurt. Terkadang aku berpikir, apakah aku yang terlalu egois? Yah, aku egois. Aku merasa sangat buruk. Terlalu banyak kekecewaan yang ku berikan. 

Maaf telah menjadi salah seorang yang  mengurangi salah satu kebahagiaan yang kau miliki.

I'm Sorry.

Selasa, 05 November 2013

A Bug's Story

Terbang seharian membuat sayapku kelelahan. Berhenti sejenak di taman dan hinggap di bunga Seruni putih. Ah, aku menyukai aromanya. Sepertinya sudah  lama aku tak mencium aroma bunga Seruni. Hhhmmm… sangat lembut bercampur dengan aroma hujan. Ku edarkan pandanganku di taman itu. Sepi, hanya ada bangku taman yang kosong dan lampu taman yang berdiri kokoh di tengah kesendiriannya. Seperti de javu, rasanya aku pernah ke taman ini sebelumnya. Ah, aku ingat, aku pernah berteduh di taman ini.  Saat itu, sedang turun hujan seperti saat ini. Ya, aku ingat sekarang. hanya saja seperti ada sesuatu yang hilang, seperti ada yang lain, ada yang berubah, tapi apa?

Aku masih mencoba mengingat apa kira-kira yang hilang dari taman ini. Sementara itu, gerimis masih belum berhenti. Langit perlahan mulai berwarna jingga, matahari terlihat mulai bersembunyi memberi giliran pada sang rembulan menjalankan tugasnya. Sebaiknya aku pulang, pikirku. Ku kepakkan kembali sayapku sambil masih memikirkan apa yang terjadi di taman itu.  Saat ku tinggalkan taman itu, lampu taman telah menyala memberi terang di sekitarnya. Aku memalingkan wajahku untuk melihat kembali taman itu, tampak tak terurus seperti tak pernah lagi di kunjungi. Yah, itu dia! Itulah yang membuat taman itu tampak berbeda, tak terurus karena tak pernah lagi ada yang mengunjunginya walalupun hanya untuk sekedar duduk di bangku itu. Kalau diperhatikan dengan teliti bangku itu terlihat rapuh dan sepertinya sudah digerogoti rayap. Bunga di taman itupun mulai tumbuh liar bersama rumput yang makin meninggi. Taman yang malang… seingatku ada seseorang yang selalu datang mengunjungi taman ini untuk sekedar berbaring di bangku itu dan menulis. Ke mana perginya seseorang yang selalu duduk di bangku itu?...